sumber foto lifestyle.okezone.com, Komunitas ilmiah di seluruh dunia terus meneliti dan mengamati virus corona baru yang telah menyebabkan pandemi Covid-19.
Dilansir dari laman lifestyle.bisnis.com, ahli dan ilmuwan kesehatan juga terus memberikan peringatan kepada pemerintah di berbagai negara yang mulai melonggarkan aturan penanganan Covid-19, agar berhati-hati dengan kemampuan virus jenis baru ini.
Pasalnya, virus tersebut masih menunjukkan keganasannya, kendati sejumlah ilmuwan mengklaim bahwa virus mulai melemah. Akan tetapi, track record virus yang terus diketahui menyebabkan berbagai gejala di banyak organ tubuh harus diwaspadai.
Misalnya seperti yang ditemukan oleh Paul Garner, Profesor Penyakit Menular di Liverpool School of Tropical Medicine. Dia mencatat pertempuran yang berlangsung pada pasien dengan gejala parah selama beberapa bulan terakhir.
Dalam jurnalnya di BMJ, dia menulis bahwa gejala-gejala yang disebabkan oleh virus baru itu terus berubah, “Seperti kalender yang terus bergerak. Setiap hari ada kejutan, sesuatu yang baru,” katanya seperti dikutip Express UK, Kamis (25/6).
Survei luas gejala Covid-19 oleh Garner merupakan panduan yang bermanfaat. Ini adalah dokumen berharga untuk meningkatkan kesadaran tentang berbagai gejala yang mungkin dialami oleh seseorang yang terinfeksi virus.
Dalam catatannya, dia bercerita awalnya tidak mengira bahwa dirinya terkena Covid-19. Akan tetapi dia skeptis dan melumuri tangannya dengan pemutih. Anehnya, Garner tidak mencium bau klorin yang terkandung dalam cairan pemutih tersebut.
Dia sadar telak kehilangan kemampuan tersebut. Adapun, kehilangan bau saat ini telah diidentifikasi sebagai salah satu gejala utama yang disebabkan oleh infeksi Covid-19 pada sejumlah pasien.
Harvard Health menyakini bahwa hal tersebut merupakan hasil dari patogen yang memengaruhi fungsi otak. National Health Service juga menyebut kebanyakan orang dengan virus corona memiliki gejala yang serupa.
Jadi, gejala virus corona makin hari makin terlihat beragam. Gejala paling umum yang bisa ditemukan pada pasien adalah pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam, hingga kehilangan kemampuan merasakan bau. (GA)
Dokter Jantung Sarankan Pasien agar Tidak Melakukan Diet Keto
8 Manfaat Kacang Navy untuk Kesehatan, Sebagai Antikanker hingga Cegah Diabetes
Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, 4 hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya
6 Makanan Yang Harus Dihindari Untuk Penderita Asam Urat
6 Penyakit yang Bisa Timbul Akibat Sering Menahan Kencing
Charcoal dalam Makanan dan Minuman Tak Bagus Jika Dikonsumsi Berlebih