sumber foto cnnindonesia.com Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia secara kumulatif per Selasa (28/7) mencapai 102.051 kasus. Data tersebut diakses melalui situs kemkes.go.id hingga pukul 15.21 WIB.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, dari jumlah tersebut, sebanyak 60.539 orang dinyatakan sembuh, dan 4.901 orang meninggal dunia. Jumlah kasus konfirmasi positif tersebut bertambah 1.748 kasus dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara orang yang sembuh bertambah 2.366 orang, dan kasus kematian meningkat 63 kasus. Seperti diketahui, pada Senin (27/7), jumlah kasus positif mencapai 100.303 kasus. Sebanyak 58.173 orang dinyatakan sembuh dan 4.838 orang meninggal dunia.
Presiden Jokowi sebelumnya beberapa kali menyinggung soal prioritas penanganan Covid-19 di delapan provinsi yang wajib menjadi perhatian. Delapan provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.
Jokowi menyebut delapan provinsi tersebut menyumbang 74 persen dari total kasus positif Covid-19 di Indonesia. Jokowi meminta agar pengendalian kasus di delapan provinsi ini dilakukan dengan cara 3T, testing, tracing, dan treatment. Jokowi juga mengatakan penyerapan anggaran penanganan virus corona masih jauh dari target.
"Mengenai penyerapan stimulus penanganan Covid-19 masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang," ujarnya saat membuka rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/7). Diketahui penyerapan anggaran terkait pengendalian virus corona baru mencapai Rp136 triliun dari total Rp695 triliun. (GA)
Sri Mulyani: Ekonomi Hilang Rp 1.356 T Akibat Pandemi
Cara Mengisi SPT Tahunan Pribadi Secara Online, Lebih Mudah dan Praktis
Update Corona RI 16 Agustus: 17.384 Kasus Baru dari 129.010 Spesimen
Tembus Rp 1.105 T, Nilai Kekayaan Intelektual Indonesia Ketiga Setelah AS dan Korsel
Jubir Wiku: Keputusan Pembukaan Bioskop Saat COVID-19 Diserahkan kepada Pemda
Jokowi Minta Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000, Ini Langkah Kemenkes