sumber foto economy.okezone.com Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan terus memonitori perkembangan virus corona (covid-19). Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
Dilansir dari laman economy.okezone.com, Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Jokowi membentuk komite tersebut untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi.
"Ada tiga hal yang penting yang disampaikan oleh Pak Presiden Joko Widodo yaitu Bapak Presiden telah memberikan arahan kepada Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ada tiga hal utama yang Bapak Presiden sampaikan ke kami yang pertama adalah bahwa komite dibentuk untuk tujuannya mengintegrasikan antara kebijakan di bidang kesehatan dengan kebijakan di bidang ekonomi," kata Budi dalam telekonferensi, Rabu (29/7/2020).
Dia mengatakan, ada delapan provinsi diberikan prioritas dalam penanganan kesehatan. Hal ini seiring kedelapan provinsi ini memiliki kasus positif virus corona (covid-19) yang tinggi.
"Kemudian komite juga diminta oleh beliau agar memberikan prioritas ke bidang kesehatan dan juga 8 provinsi utama yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua," katanya.
Sambung dia, Jokowi juga meminta agar komite bisa mempercepat serapan anggaran untuk. "Bapak Presiden juga memberikan arahan agar komite bisa mempercepat dan mengoptimalisasikan," tandasnya. (GA)
Aturan Komisi Ojol: Intervensi Pemerintah Vs Mekanisme Pasar
Unggul Tipis Dari Rupiah, Dolar AS Pagi Ini Rp 14.260
OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Pasar Umum
Intip Saham BBCA Hari Ini 4 Oktober 2022
Sore Ini Rupiah Loyo, IHSG Anjlok
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 14 September 2020