sumber foto cnnindonesia.com Konfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 5.754 pada Senin (7/12) per pukul 12.00 WIB. Alhasil, akumulasi kasus positif secara nasional mencapai 581.550 orang sejak pasien pertama diungkap pada awal Maret lalu.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, dari jumlah akumulasi tersebut di antaranya ada yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 479.202 (bertambah 4.431) dan yang meninggal dunia 17.867 (bertambah 127).
Berdasarkan catatan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 per hari ini, Senin, terdapat 72.986 suspek di seluruh Indonesia. Selain itu, juga telah 26.873 spesimen yang diperiksa di seluruh Indonesia dalam 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB.
Kasus Covid-19 sendiri saat ini tercatat di seluruh provinsi di Indonesia. Kasus Covid itu tercatat ada di 508 kabupaten/kota di 34 provinsi. Sebelumnya, akumulasi kasus positif per Minggu (6/12) adalah 575.796 orang. Sebanyak 474.771 orang di antaranya dinyatakan sembuh, sementara yang meninggal dunia 17.740 orang.
Pemerintah sendiri telah memangkas agenda libur panjang Natal dan tahun baru. Namun pemerintah tidak menunda perhelatan Pilkada Serentak 2020. Waktu pencoblosan tetap digelar pada 9 Desember mendatang.
Kalangan epidemiolog khawatir sikap pemerintah tetap menggelar Pilkada 9 Desember mendatang, akan memicu lonjakan kasus positif. Sementara itu pada Minggu malam lalu, pemerintah RI telah mendatangkan 1,2 juta vaksin Sinovac dari China. Penjemputan vaksin itu menggunakan maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (6/12) malam.
Meski sejumlah dosis vaksin Sinovac dari China sudah tiba di Indonesia, Presiden RI Jokowi ingatkan agar masyarakat tetap disiplin terapkan protokol kesehatan meskipun pemerintah telah mendatangkan vaksin.
Pada kesempatan yang sama Jokowi juga mengingatkan bahwa proses vaksinasi belum dapat dilakukan. Sejumlah prosedur harus dituntaskan terlebih dahulu. Ia menyampaikan bahwa mulainya vaksinasi bergantung pada pertimbangan ilmiah dan hasil uji klinis. Ia juga menyampaikan bahwa petugas di lapangan tengah menyiapkan sistem distribusi di daerah-daerah di Indonesia. "Tapi, untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," kata Jokowi pada Senin pagi. (GA)
Gempa M 5,0 Terjadi di Bengkulu
Bos Biofarma Jawab Kemungkinan Suntik Vaksin Covid Ketiga
Tips Menjaga Pikiran Positif Menghadapi 'Drama' Senin Pagi
Harga Tandan Segar Kelapa Sawit Anjlok dalam Sepekan, Apa Penyebabnya?
Pecah Rekor 24.836 Kasus, Ini Update Lengkap Corona 1 Juli
Kilas Balik 8 Bulan Pandemi, Covid Tembus 300 Ribu Kasus