sumber foto goriau.com Guna memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp 100 juta ke semua kecamatan yang ada di Provinsi Riau.
Dilansir dari laman goriau.com, hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau, Sudarman, Senin (11/1/2020). Bantuan ini, kata Sudarman, merupakan bantuan rutin yang diberikan oleh Pemprov Riau. Hanya saja, pada tahun 2020 lalu, bantuan ini dikhususkan untuk penanganan kesehatan Covid-19, sementara pada tahun 2021 ini lebih difokuskan untuk pemulihan ekonomi.
Sebagai informasi, jumlah kecamatan se-Riau mencapai 166 kecamatan, artinya secara keseluruhan Pemprov Riau mencairkan dana sekitar Rp16,6 miliar. Untuk memastikan anggaran ini tidak menyalahi ketentuan, sambungnya, Pemprov Riau juga akan mempersiapkan aturan teknis pencairan dana ini. Yang jelas, dana ini untuk pemulihan ekonomi sekaligus penanganan Covid-19.
Riau sendiri saat ini sedang berkutat dengan lesunya pertumbuhan ekonomi. Ini terlihat dari turunya ekonomi Riau 1,67 persen pada kuartal III/2020 dibandingkan tahun lalu (year on year/yoy). Dibandingkan kuartal II/2020, pertumbuhan mencapai 5,78 persen.
Sumber kontraksi ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut lapangan usaha adalah Pertambangan & Penggalian sebesar 1,33 persen dan Perdagangan Besar & Eceran, dan Reparasi Mobil & Sepeda Motor sebesar 1,25 persen, dari kontraksi ekonomi total 1,67 persen. (GA)
Perdagangan Sepi, IHSG Ditutup Negatif ke 6.436
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Kamis 26 Agustus 2021, Turun Lagi!
Baru Luncurkan B30, Jokowi: Tahun Depan B40 dan 2021 B50
R&I dan S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia, Kemenkeu Sebut Pemulihan Ekonomi Ontrack
Digencet Rupiah, Dolar AS Balik ke Bawah Level Rp 14.200
Daftar Negara Sukses Terapkan Jalan Berbayar ERP, Singapura Jadi Pertama