(foto: int) Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang mencoba meninggalkan support 4.627 yang telah teruji. Pergerakan diprediksi masih akan dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas harga minyak.
“Pergerakan IHSG akan berpotensi terus menguat menuju resisten level 4.722 yang terlihat akan ditembus,” jelas analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya dalam risetnya seperti dilansir Metrotvnews.com, Jumat (26/2/2016).
Menurut William, pergerakan masih akan dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas harga minyak. Adapun penopang pergerakan indeks akan berasal dari stabilnya nilai tukar dan kondisi perekonomian dalam negeri. Sepanjang hari ini, William memperkirakan gerak indeks berpotensi mengalami penguatan yang akan dibayangi beberapa sentimen yang ada.
Mengamati kondisi hari ini, William merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Kemudian cermati pula pergerakan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Indosat Tbk (ISAT).(*)
Parl-3180
BI Waspadai Dampak Kenaikan Tarif Angkutan Umum
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Jumat 14 Januari 2022, Turun jadi Rp939.000
Jumat, Rupiah Dibuka ke Rp13.394/USD
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 24 Agustus 2020
Pasar Keuangan Syariah di Indonesia Masih Lesu
Harga Emas 24 Karat Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 11 Oktober 2021