sumber foto cnnindonesia.com Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan baterai produksi Indonesia akan siap setidaknya pada 2024. Dengan demikian mobil listrik buatan dalam negeri diharapkan dapat segera memanfaatkannya. "Yang kalau diperkirakan, 2024 akan siap diproduksi dan digunakan buat kendaraan buatan Indonesia," kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara dalam diskusi virtual, Kamis (15/9). Ia bilang kendaraan listrik jangan hanya terpaku pada produk impor. Semua harus dimulai dengan memproduksi sendiri di Tanah Air sebab Indonesia memiliki bahan baku utama dalam pembuatan kendaraan listrik, yaitu baterai. "Kita tau raw materialnya ada di sini jadi harapannya nikel dan sebagainya bisa diolah menjadi baterai," kata Kukuh.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com.Lebih lanjut, Kukuh tak mengurai siapa pihak yang akan memproduksi baterai di Tanah Air. Namun diketahui Indonesia sudah punya pabrik sel baterai yang didirikan Hyundai Motor Group bersama LG Energy Solution di Karawang, Jawa Barat. Sel baterai itu khusus dipakai mobil Hyundai dan Kia yang berbasis Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Pembangunan pabrik dilakukan mulai kuartal empat 2021 dan rencananya selesai pada semester pertama 2024. Kukuh mengatakan penting bagi Indonesia untuk menekankan lokalisasi pada industri kendaraan listrik. "Kendaraan EV ini komponennya juga dari Indonesia. Ini memakan waktu agak panjang prosesnya," kata Kukuh.(iv)
Siap-Siap, Harga Mobil Daihatsu Bakal Naik
Komparasi Yamaha R15 V4 Vs All New Honda CBR150R, Siapa Lebih Unggul?
Wuling Luncurkan MPV Terbaru, Harga Mulai Rp 167 Jutaan
Petani Bakal Bisa Sewa Traktor Pakai Aplikasi Go-Jek Alsintan
Ngejreng! Ini Mobil Listrik Honda E Edisi Spesial, Cuma 50 Unit
Cek Fitur dan Tanggal Rilis MIUI 11 Global di Sini