sumber foto cnnindonesia.com Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan 7 juta atau 48,3 persen dari target 14,6 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan sudah menerima bantuan subsidi upah (BSU) hingga Selasa (27/9). Hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan masih terus berupaya menyalurkan BSU kepada pekerja. "Sampai saat ini ini untuk BSU yang sudah tersalur adalah 7.070.000 (penerima), artinya sudah 48,3 persen yang sudah tersalur dan ini terus berjalan dengan kecepatan yang saya lihat sangat baik," kata Jokowi dalam keterangan resmi, Selasa (27/9).
Tak hanya BSU, Jokowi mengatakan penyaluran BLT BBM juga sedang berlangsung. Saat ini, penerima bantuan sudah mencapai 19,7 juta orang atau 95,9 persen dari target 20,6 juta penerima.
dilansir dari laman cnnindonesia.com. Jokowi yakin penyaluran BSU dan BLT BBM dapat terealisasikan seluruhnya akhir tahun ini. "Akhir tahun pasti selesai. Insyaallah," ujarnya Jokowi menggelontorkan BLT BBM dan BLT subsidi gaji demi membantu masyarakat miskin di tengah kenaikan harga BBM. Untuk BLT BBM, bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu kepada 20,65 juta rakyat miskin. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp12,4 triliun. Sementara itu BLT subsidi gaji diberikan Rp600 ribu ke 14,6 juta pekerja. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini Rp9,6 triliun. (iv)
Pemerintah Sudah Siapkan RUU Ibu Kota Baru, Diajukan ke DPR Januari 2020
Pengusaha Harus Siap Hidup Berdampingan dengan Pandemi Corona
3 Kabar Baik soal Pengembangan Vaksin Covid-19 di Indonesia
Ibunda Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia
Rangkap Jabatan dan Gaji Dobel Pejabat Istana Era Jokowi
Menkes Sebut Virus Corona Tak Sefatal Ebola dan Mers