sumber foto cnnindonesia.com Pemerintah mengantongi dana segar sebesar Rp1,45 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara tambahan (greenshoe option) 2 November 2022. Lelang dilakukan untuk SBSN seri PBS036, PBS003, PBS029, PBS034, PBS033, melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI). Dalam keterangan resmi, Kamis (3/11), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan melaporkan nominal terbesar diserap dari lelang SBSN seri PBS029, yakni Rp782,8 miliar dari jumlah penawaran yang sama dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang sebesar 7,77 persen.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. Terakhir, dari seri PBS034 diraup sebanyak Rp100 miliar dari penawaran masuk dengan nilai yang sama, dengan yield rata-rata tertimbang, yaitu 7,65 persen. Sebelumnya, pemerintah telah menyerap dana segar sebesar Rp1,37 triliun dari lelang SBSN utama. (iv)
Ditekan Rupiah, Dolar AS Masih Anteng di Level Rp 14.170
Sikap Jokowi hingga Erick Thohir soal Ekonomi RI Minus, Ini 5 Faktanya
Isu Kenaikan Bunga Acuan AS Tekuk Rupiah ke Rp14.838 Akhir Pekan Ini
Harga Emas Antam Selasa, 2 November 2021: Naik Drastis Rp 6.000, Jadi Rp 930.000 per Gram
OJK Bakal Wajibkan Penawaran Produk Asuransi Harus Direkam
PUPR Minta Jepang Percepat Pengerjaan Proyek