Masyarakat Pulau Bengkalis antre BBM premium. (foto: Junaidi)
Kelangkaan bahan bakar minyak jenis premium menjadi kekhawatiran masyarakat saat hari raya Idul Fitri, termasuk masyarakat yang akan berlebaran di Pulau Bengkalis.
Untuk mengantisipasi kelangkaan premium tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkalis telah melakukan rapat bersama pemilik Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) di Pulau Bengkalis untuk membahas tentang antisipasi kelangkaan tadi.
"Kita upayakan mengantisipasi kelangkaan BBM terutama jenis premium pada saat H-7 hingga H+7 dengan mengusulkan ke Pertamina untuk penambahan 20% hingga 30% stok premium dari biasanya. Sehingga saat kebutuhan meningkat, APMS di Pulau Bengkalis tetap bisa melayani kebutuhan masyarakat tadi," kata Kepala Bidang Perdagangan dalam Negeri Disperindag, Raja Erlangga kepada awak media, Kamis (16/6/2016).
Permintaan tambahan BBM ini biasa dilakukan setiap memasuki Idul Fitri karena diperkirakan kebutuhan BBM jauh meningkat dibandingkan dengan hari biasa. Cuma Disperindag Kabupaten Bengkalis tetap akan memantau agar tidak ada penimbunan BBM yang dilakukan para oknum.
"Kami tekankan agar tidak melakukan penimbunan BBM, apalagi jelang idul fitri. Apabila hal ini dilakukan oleh oknum-oknum maka kami bersama pihak Kepolisian akan melakukan penindakkan secara hukum," tegas Kabid Perdagangan Dalam Negeri.(*)
Jun-1080
RI Punya Potensi 7.000 Ton Uranium, Tapi Tak Punya Teknologinya
Semangat Kurangi Plastik di Kampung Berseri Astra Talagasari
Ditopang Usaha Lokal, Investasi Perikanan Naik Jadi Rp 4,9 T
Pertamina Sumbagut Pastikan Stok di SPBU Aman
Harga Sawit Riau Meroket, Dewan Wanti-wanti Jangan Sampai Dihancurkan Covid-19
UU Cipta Kerja Beri Jaminan Penyediaan Bahan Baku Industri