sumber photo detik.com
IHSG ditutup menguat di level 5,951.37 (+0.75%), Penguatan didorong oleh MISC-IND (+1.46%) dan Property (+1.48%). IHSG kembali menguat merespon pelemahan sepekan terakhir yang telah memasuki level oversold. Pergerakan cukup terbatas karena masih dibayang-bayangi faktor global.
Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 25,877.33 (+0.77%), NASDAQ ditutup 7,785.72 (+1.08%), S&P 500 ditutup 2,864.36 (+0.85%).
Wall Street ditutup menguat menyusul kabar pemerintah Amerika Serikat (AS) melonggarkan sanksi untuk raksasa telekomunikasi asal China, Huawei. Huawei diizinkan membeli produk-produk buatan Amerika untuk mempertahankan jaringan dan menyediakan update piranti lunak bagi gawai-gawai produksinya hingga 19 Agustus. Langkah ini diambil untuk meminimalkan gangguan bagi konsumen perusahaan telekomunikasi itu di seluruh dunia.
IHSG diprediksi melemah. Pergerakan IHSG masih akan bayang-bayangi sentimen global. Selain itu, investor melihat adanya risiko politik dari dalam negeri. Secara teknikal penguatan pada secondary trend mulai terbatas sehingga berpotensi melanjutkan pelemahan, dikutip dari laman detik.com.
Resistance 2 : 6,028
Resistance 1 : 5,989
Support 1 : 5,918
Support 2 : 5,886
(wili)
Beda Nasib Dengan Bursa Asia, IHSG Dibuka Merah di 6.310
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Rabu 15 September 2021, Cenderung Naik
Dulu Nih! Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Senin 14 Februari 2022
Produksi migas di Riau alami penurunan
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Stabil di Rp 774 Ribu per Gram
52 Kata-kata Mutiara Awal Bulan yang Sarat Motivasi, Tumbuhkan Kepercayaan Diri