sumber foto bisnis.com Presiden Joko Widodo memulai Sidang Kabinet Indonesia Maju perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019) dengan mengungkit sejumlah kesalahan menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019.
Dilansir berita laman bisnis.com, salah satu kesalahan yang diungkit Jokowi adalah menteri yang tidak paham mengenai visi misi. Menurutnya, tidak ada visi misi menteri, melainkan visi misi presiden dan wakil presiden.
"Tolong dicatat. Karena dalam 5 tahun yang lalu ada 1,2,3 menteri yang masih belum paham mengenai ini. Jadi, setiap rapat, baik paripurna, ratas [rapat terbatas], rapat-rapat internal, itu ada sebuah payung hukum," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/10/2019).
Dengan demikian, menurut Jokowi, apabila rapat di Istana telah membuat keputusan maka para menteri tidak seharusnya meributkan lagi keputusan itu di luar Istana. Jokowi mempersilakan perdebatan di dalam rapat.
"Mau debat di dalam rapat, saya dengarkan. Tapi kalau sudah diputuskan, dengan segala risiko harus kita laksanakan. Kalau ada perubahan-perubahan atau kondisi-kondisi tertentu, mari lah kita tarik lagi dalam rapat internal atau rapat terbatas," kata Jokowi.
Ini merupakan Sidang Kabinet perdana setelah pelantikan 34 menteri dan 4 pejabat non-menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Pada umumnya, Sidang Kabinet dihadiri oleh semua menteri.
Seperti diketahui, Jokowi mengubah nama kabinet dari Kabinet Kerja menjadi Kabinet Indonesia Maju. Jokowi mengatakan arah kebijakan dalam 5 tahun mendatang (2019-2024) adalah menjadikan Indonesia negara maju. (GA)
Jokowi Teken UU Perkawinan, Pasangan Belum Usia 19 Tahun Dilarang Nikah
Presiden Jokowi: Korupsi Semakin Beragam dan Canggih
Tok! DPR Sahkan UU Sisnas IPTEK
Kasus Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap Rp 7 Miliar
Perkumpulan Batak Polisikan UAS Terkait Penistaan Agama
Kuasa Hukum Vadhana International Laporkan Bukopin ke OJK dan YLKI