sumber foto economy.okezone.com Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan agar program kartu prakerja segera dijalankan secepat mungkin. Mengingat saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Dilansir dari laman economy.okezone.com, Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, hingga saat ini sudah ada 1,65 juga Warga Negara Indonesia (WNI) yang kena PHK dan dirumahkan. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan data Kementerian Ketenagakerjaan pada 11 April lalu yang hanya 1,5 juta saja. "Ada 1,65 juta WNI yang sudah PHK dan dirumahkan jadi harus segera kartu prakerja," ujarnya dalam telekonferensi, Senin (13/4/2020).
Menurut Doni, Presiden Joko Widodo juga meminta agar penyaluran program bantuan sosial khususnya di Jabodetabek bisa segera disalurkan. Apalagi untuk wilayah Jabodetabek ini sudah ditetapkan sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Dan mulai program sosial sehingga masyarakat di Jabodetabek mendapat dukungan terutama sembako dari Kementerian Sosial," kata Doni.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga meminta agar Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di luar negeri diperhatikan juga. Jangan sampai akibat kebijakan lockdown di beberapa negara, TKI justru kelaparan karena kekurangan bahan makanan. "Termasuk TKI kita di Malaysia juga diperhatikan terus menerus sehingga tidak kekurangan bahan makanan," kata Doni. (GA)
Stok Daging Sapi Aman hingga Akhir Tahun, Harga Rata-Rata Rp 133.670 per Kg
IHSG Diprediksi Turun 12,36 Poin Ke 4.685,21
6 Toko Giant Bakal Tutup, Pegawai Dihantui PHK
Sawit Sumbermas Tebar Dividen Interim 2022 Rp 74,64 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2020
Rupiah Ambruk ke Rp15.618 Akibat Rebound Dolar AS