sumber foto cnbcindonesia.com Selandia Baru mengumumkan telah memenangkan pertarungan melawan corona (COVID-19). Kemenangan ini bahkan dideklarasikan secara resmi oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.
Dilansir dari laman cnbcindonesia.com, "tidak ada transmisi komunitas yang tersebar luas dan tidak terdeteksi di Selandia Baru," kata Ardern sebagaimana dikutip dari Al-Jazeera, Selasa (28/4/2020). "Kami telah memenangkan pertempuran itu."
Meski demikian, Ardern memperingatkan tidak ada kepastian kapan semua infeksi bisa dihilangkan. Ia meminta masyarakat tetap melakukan jarak sosial dengan ketat.
"Kita perlu bergerak perlahan dan hati-hati," tegasnya. "Aku tidak akan mengambil risiko atas hasil yang sudah kita capai untuk kesehatan warga Selandia Baru." Per hari ini, sekitar 400 ribu warga Selandia Baru sudah diperbolehkan memulai aktivitas bekerja lagi. Sebagian bisnis dan sekolah juga sudah dibuka.
Dari data Worldometers, hanya ada tiga kasus baru yang tercatat dengan total kasus aktif sebanyak 239. Secara total, Selandia Baru mencatat ada 1.472 kasus dengan 19 orang meninggal. Kemenangan ini bukan tanpa alasan. Sejak akhir Maret, Selandia Baru sudah menerapkan penguncian total (lockdown), dengan menutup semua perbatasannya.
Bisnis dan layanan tak penting dilarang dilakukan. Orang-orang juga tidak boleh meninggalkan rumah kecuali berjalan-jalan dengan jarak dekat di sekitar tempat tinggal dan mengunjungi supermarket untuk membeli makanan. Polisi juga diturunkan untuk memantau pergerakan warga. Sehingga tidak ada kelompok besar orang yang berkumpul. (GA)
Beri Sambutan di Reuni 212, Anies Singgung soal Keadilan
Kemendagri: Jika Pilkada Mundur 2021 Akan Banyak Kekosongan Pejabat Daerah
Indonesia-Malaysia Sepakat Hadapi Kebijakan Bebas Deforestasi Uni Eropa (UE)
BLT Anak Sekolah Rp3,4 Juta, Begini Cara Daftar dan Syaratnya
Jokowi Singgung Geopolitik dan Konflik LCS di Masa Pandemi
Penanganan Covid-19 Dinilai Membaik, Satgas Minta Masyarakat Tidak Lengah