sumber foto cnnindonesia.com Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng sebesar Rp100 ribu per bulan selama tiga bulan terhitung sejak April-Mei 2022. Namun, BLT minyak goreng diberikan sekaligus Rp300 ribu kepada 20,5 juta keluarga miskin penerima Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan juga diberikan ke 2,5 juta pedagang gorengan.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. "Untuk meringankan beban masyarakat pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng," ungkap Jokowi dalam konferensi pers, Jumat (1/4). Untuk mencari tahu apakah Anda merupakan salah satu penerima program BLT minyak goreng, Anda bisa mengecek kepesertaan sebagai penerima program BPNT dan PKH. Berikut caranya:
Program BPNT
1. Masuk ke cekbansos.kemensos.go.id.
2. Isi data yang diminta seperti wilayah dan nama Anda.
3. Ketik kode yang terdiri 8 digit huruf, termasuk spasi yang terlihat di gambar.
4. Kemudian klik "Cari Data".
Program PKH
1. Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.siks.kemsos.go.id.
2. Pilih jenis nomor identitas yang akan digunakan untuk melakukan pencarian. Pilihannya ada tiga, nomor identitas yang terdaftar di sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), nomor kepesertaan BPJS Kesehatan, atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).
3. Masukkan nomor identitas di kolom berikutnya. Kemudian, isi lah nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
4. Masukkan kode captcha sesuai dengan huruf yang muncul di muka layar. Selanjutnya, klik tombol 'Cari'.
5. Sistem akan memproses data yang dimasukkan dan mengeluarkan hasil informasi berupa terdaftar atau tidak. Hasilnya hanya perlu ditunggu dalam hitungan detik. (RF)
Harga Minyak Melambung ke USD 130, Tertinggi dalam 13 Tahun
5 Juta Dosis Vaksin CoronaVac Produksi Sinovac Tiba di Indonesia
Dinkes Lacak Jejak WN China Positif Corona Selama Berada di Bali
Sri Mulyani: Omnibus Law untuk Tingkatkan Indonesia dari Jebakan Kelas Menengah
Kemnaker Targetkan 100 Inkubator Bisnis Lewat Program BLK Komunitas
BPOM Beri Izin Darurat Vaksin Sinopharm Jadi Booster Homolog