Bos Biofarma Jawab Kemungkinan Suntik Vaksin Covid Ketiga


Rabu,07 Juli 2021 - 15:54:35 WIB
Bos Biofarma Jawab Kemungkinan Suntik Vaksin Covid Ketiga sumber foto cnbcindonesia.com

Vaksinasi Covid-19 saat ini kebanyakan menggunakan dua kali suntikan, termasuk yang digunakan di Indonesia. Mungkinkah akan ada suntikan booster ketiga?

Dilansir dari laman cnbcindonesia.com, saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir mengungkapkan pembicaraan dan komunikasi soal suntikan ketiga memang sudah ada. "Sudah mulai berbicara pemerintah, BPOM dan organisasi profesi," kata Honesti dikutip dari kanal Youtube DPR RI, Rabu (7/7/2021).

Dia mengatakan sampai saat ini pelaksanaan vaksin pertama dan kedua belum mencapai hasil yang diinginkan, jadi akan dilakukan percepatan. Namun dia memastikan untuk pembicaraan mengenai suntikan booster telah dilakukan. Apabila dilakukan akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan (nakes).

"Paralel sudah mulai diskusikan, proteksi terhadap nakes dulu lah. Tapi tentu hasilnya akan disampaikan oleh otoritas yang bersangkutan saat itu diputuskan," ungkapnya.

Saat rapat, dia juga menjawab soal jenis vaksin harus sama antara suntikan pertama dan kedua. Menurutnya dari hasil uji klinis dimanapun dan juga WHO, kedua suntikan yang menggunakan rejim dua dosis harus menggunakan vaksin yang sama.

Honesti menyebutkan hingga saat ini belum memiliki data bisa menyuntikkan orang dengan dua jenis vaksin yang berbeda. Tidak diketahui apakah nanti antibodi setelah vaksin kedua akan optimal.

Namun hal ini berbeda jika ada suntikan ketiga. Tetap dengan catatan suntikan pertama dan kedua menggunakan vaksin yang sama. "Berbeda dengan vaksin ketiga sifatnya booster boleh berbeda. Vaksin 1 dan 2 adalah harus sama," jelas Honesti. (GA)

 


Akses riaubisnis.co Via Mobile m.riaubisnis.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Jl. Arifin Ahmad/Paus Ujung (Komp. Embun Pagi), B 13, Pekanbaru, Riau – Indonesia
CP : 0812 6812 3180 | 0853 7524 1980
Email: [email protected]